Zonasi wilayah perikanan tepian laut Arafura : upaya mewujudkan pengelolaan perikanan yang efektif

Pengelolaan perikanan tangkap memerlukan kejelasan cakupan wilayah pengelolaan (management area). Para pemanfaat sumberdaya ikan sementara ini umumnya menganggap wilayah pemanfaatan tersebut tidak dibatasi, sehingga muncul konflik di antara para pemanfaat tersebut. Pemerintah sebagai pengelola Read the rest of this entry »

Analisis Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Broiler Pola Kemitraan Inti Plasma (Studi Kasus Plasma Agus Suhendar di Desa Patambran, Kecamatan Bogor, Kabupaten Bogor)

Peternakan merupakan sektor yang memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional yaitu sebagai penyedia lapangan pekerjaan, sumber devisa negara dan penyedia bahan pangan. Peranan penting peternakan menyebabkan peternakan menjadi sektor yang diminati pengusaha untuk dijadikan bisnis sumber penghasilan utama maupun sampingan. Usaha peternakan yang Read the rest of this entry »

Penjelidikan tentang Neratja Hara Mineral dari Padi Sawah (Oryza Sativa L.)

Penjelidikan tentang Neratja Hara Mineral dari Padi Sawah (Oryza Sativa L.); 
Onderzoekingen over de minerale voeding van sawahrijst (Oryza Sativa L.); 
On the mineral nutrition of lowland rice (Oryza Sativa L.)

Sumber : Repository IPB

 

 

daihatsu-ayla-and-toyota-agya-sister-cars-launched-at-indonesia-motor-show_3-LCGC-Membeli-Mobil-Pertama

 

Badge Image-IPB

Pengguna ponsel pintar ternyata jomblo!

At the rise of the 3rd millenium, the rate of the smartphone user has grown exponentially each year. It has now become a necessity for everyone to have a smartphone and the demand only increases with each passing year. This study was aimed to analyze the effect of brand personality and satisfaction on smartphone consumers’ loyalty. This study was conducted using cross sectional design. Convenience sampling method was used in the research process. Respondents were 100 smartphone’s consumers aged 18-24 years. Thus, valid sample of 76 respondents were used in the final analysis. Pearson correlation analysis was advocated to examine the association between brand personality, satisfaction, and loyalty. Multiple linear regression analysis was identify the effect of those variables on loyalty. The findings of this study were a significantly positive relationship between all dimensions of brand personality, satisfaction, and loyalty. Furthermore, it was shown that satisfaction and brand personality have a significantly positive influence on loyalty

 

sumber: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/65063

Steak Kampung ”Mucuna Crispy” Sebagai Pangan Lokal Berbasis Kara Benguk Siap Saji yang Ekonomis dan Bergizi Seimbang

Luaran yang diharapkan

Diversifikasi produk steak Benguk sebagai pengganti steak daging ini, diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dalam bidang kewirausahaan. Produk yang dihasilkan memiliki nilai gizi yang tinggi. Selain itu, produk ini kaya akan protein dan berbagai macam zat gizi dalam jumlah yang seimbang yang sangat berguna bagi tubuh. Steak ini diolah dengan basis teknologi pangan sehingga terjamin higiene dan sanitasinya serta keseragaman mutu. Dan jika ditinjau dari segi harga, dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

PADI

 

sumber: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/44466

Singkong B

Sabtu, 11 Oktober 2014
Badge Image-IPB

Bahaya Mengkonsumsi Air Rebusan Mie Instan

 Mie instan merupakan contoh makanan yang perlu diketahui kandungan gizi dan penyajian yang sehat. Masak mie yang baik dapat meluruhkan zat lilin maupun zat-zat kimia yang lain yang merugikan yang dapat meningkatkan risiko kanker getah bening pada tubuh manusia. Kelemahan dari konsumsi mie instanadalah kandungan natriumnya yang tinggi. Natrium yang terkandung dalam mie instan berasal dari garam (NaCl) dan bahan pengembangnya. Bahan pengembang yang umum digunakan adalah natrium tripolifosfat, mencapai 1% dari bobot total mie instan per takaran saji. Natrium memiliki efek yang kurang menguntungkan bagi penderita maag dan hipertensi. Bagi penderita maag, kandungan natrium yang tinggi akan menetralkan lambung, sehingga lambung akan mensekresi asam yang lebih banyak untuk mencerna makanan. Keadaan asam lambung yang tinggi akan berakibat pada pengikisan dinding lambung dan menyebabkan rasa perih.

Air Rebusan Mie Instan

Kandungan yang berbahaya lainnya yang terdapat dalam mie instan adalah sodium glutamat yang mendominasi juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Kandungan pewarna kuning (tartrazin) yang terdapat dalam mie instan lebih berbahaya bagi kesehatan. Pewarna tersebut bisa membuat kekambuhan pada penderita penyakit asthma dan efek-efek negatif lainnya pada kesehatan seperti kanker dan penyakit lambung lainnya..Selain itu dalam mie instan terdapat juga bahan pengawet dan MSG yang dapat memicu timbulnya
penyakit kanker getah bening jika dikonsumsi secara belebihan.

Air Rebusan Mie Instan

Konsumsi mie instan di Indonesia sangat tinggi. Data Susenas menunjukkan Kegiatan survei dilakukan di Wilayah Jakarta Selatan yang mewakili daerah perkotaan, dan Kabupaten Bogor yang mewakili daerah pedesaan yang ditentukan secara purposif. Pengumpulan data lapang dilaksanakan selama 5 (lima) bulan mulai bulan April Agustus 2006. Jumlah total sampel adalah 664 orang pada dua wilayah yaitu perkotaan dan pedesaan, dan tiga kelompok umur yaitu: 1) usia sekolah 6 – 12 tahun (222 anak); 2) usia remaja 13 – 18 tahun (220 orang); dan 3) usia dewasa di atas 19 tahun (222 orang). Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara, meliputi identitas keluarga dan individu sampel, keadaan sosial ekonomi (jumlah anggota rumah tangga, jenis kelamin, umur, pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan uang saku). Konsumsi mie dikumpulkan dengan metode Food Frequency Questionnaire (FFQ) selama satu bulan yang lalu. Jenis mie intan yang dikumpulkan dikelompokkan kedalam jenis mie kuah dan mie goreng. Secara umum rata-rata konsumsi mie instan kuah pada ketiga kelompok sampel di Bogor lebih tinggi (84.93 g/kap/hari) dibanding dengan sampel yang berasal dari Jakarta (57.01 g/kap/hari).
Berdasarkan uji stastistik, terdapat perbedaan rata-rata konsumsi mie instan kuah yang sangat signifikan (p<0.000) pada kedua wilayah. Sebaliknya rata-rata konsumsi mie instan goreng sampel di Bogor lebih rendah (33.29 g/kapita/hari) dibanding dengan sampel di Jakarta (36.02 g/kap/hari). Pada anak usia sekolah, rata-rata konsumsi mie instan kuah dan mie goreng di Bogor lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah Jakarta. Rata-rata konsumsi mie instan kuah di Bogor sebanyak 84.68 g/kap/hari sedangkan di Jakarta sebanyak 53.40 g/kap/hari. Secara uji statistik, rata-rata konsumsi mie instan kuah di kedua wilayah menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0.005).

sumber : http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/44556

Profil Gender dan Anak Kota Bogor 2010

Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor telah membuat sebuah penelitian yang menghasilkan profil kependudukan kota Bogor. Profil ini berisi antara lain Profil Gender dan Anak Kota Bogor 2010

 

 

Siapa Ceu Popong?

TEMPO.COJakarta – Sidang pertama DPR periode 2014-2019 menyuguhkan kericuhan. Rapat paripurna pemilihan Ketua DPR itu dipimpin oleh Popong Otje Djundjunan, politikus Golkar berusia 76 tahun. Popong didapuk menjadi pimpinan sidang karena merupakan anggota Dewan tertua. (Baca: Pimpin Sidang DPR, Ceu Popong Mengaku Puasa)

Perempuan kelahiran Bandung, 30 Desember 1938, yang biasa disapa Ceu Popong itu sudah lima kali ini jadi anggota DPR. Di Bandung, Ceu Popong terkenal karena suaminya, R Otje Djundjunan, adalah Wali Kota Bandung 1971-1976. (Baca:Dituduh Otoriter, Ceu Popong: Mangga)

R Otje Djundjunan dikenal sebagai wali kota yang kerap mengeluarkan peraturan tak lazim. Pada 1972, Otje kesal melihat adu balap liar di Jalan Juanda. “Dalam satu minggu saja harus mengerahkan dua kompi tentara untuk mencegah anak-anak ngebut,” ujar Otje. (Baca: Setya Novanto Cs Jadi Pimpinan DPR, PDIP Kalah 2-0)

Ceu Popong

Ceu Popong

 

sumber : http://www.tempo.co/read/news/2014/10/02/078611423/Siapa-Ceu-Popong-Pemimpin-Sidang-DPR

A Comparative Study on the Perception of Forest Landscape Using LIST Method between University Students of Japan and Indonesia 

Hutan tidak hanya dinilai untuk produksi kayu saja, tetapi juga untuk kepentingan umum. Ini tidak mudah untuk mengukur beragam fungsi dan nilai-nilai eksistensi yang hutan berikan bagi penduduk lokal. Persepsi lingkungan…

Sumber : Repository IPB

 

Badge Image-IPB2

 

 

 

 

Badge Image-IPB